perawatan-gigi anak-anak

PERAWATAN KESEHATAN GIGI PADA GIGI ANAK

Tanya Jawab Perawatan Gigi Untuk Anak-Anak

 

  1. Apa saja jenis ketidaknormalan atau gangguan kesehatan gigi pada anak (terutama ketika masa peralihan dari gigi susu ke gigi tetap)? Bisakah dijabarkan dengan lebih detil?

Kelainan gigi anak yag paling sering terjadi adalah :

  1. Gigi berlubang ( karies gigi )

Karies gigi adalah penyakit pd gigi yg disebabkan oleh beberapa faktor yaitu

– Bakteri, yang terdpt dalam plak, lapisan tipis , transparant dan mengandung banyak bakteri. Bakteri akan mengubah zat gula yg terdapat didalam makanan menjadi asam yang akan melarutkan lapisan email gigi.

– Makanan yang mengandung gula. Makanan manis yg mengandung sukrosa dan bersifat lengket atau sulit dihilankan dari gigi yang paling berpotensi merusak gigi.

– Gigi yang rentan. Permukaan gigi yg rapuh, tipis dan yang tidak rata seperti gig geraham akam lebih mudah dilekati oleh plak

– Waktu yang lama. Karies dapat terjadi jika asam yg dihasilkan oleh bakteri bersentuhan dengan permukaan gigi dalam waktu yg lama.

Jika keempat faktor tsb ada pada saat yg bersamaan maka karies akan terjadi.

Karies terjadi mulai dari lapisan terluar dari gigi yi lapisan email, kalau tidak segera dirawat akan menyebabkan kelainan lebih lanjut ke lapisan yag lebih dalam yang mengandung pembauluh darah dan pembuluh syaraf bahkan dapat berlanjut kearah infeksi gigi.

  1. Kelainan jaringan penyangga gigi

Penyakit jaringan penyangga gigi adalah kelainan yg mengenai jaringan pemegang gigi seperti gusi dan tulang2 disekitar gigi. Kelainan ini juga disebabkan terbentuknya plak didaerah leher gigi yang kemudian akan mengeras dan membentuk karang gigi yang akan merusak gusi. Kelainan ini ditandai dengan gusi yg mudah berdarah, kemerahan , goyang dan lama kelamaan menyebabkan gigi goyang.

  1. Kelainan susunan gigi geligi

Kelaianan ini berhubungan dengan pertumbuan dan perkembangan gigi dan tulang rahang.

  1. Apa saja faktor yang mempengaruhi timbulnya ketidaknormalan atau masalah kesehatan pada gigi anak?

FAKTOR-FAKTOR YG MENYEBABKAN KELAINAN PADA GIGI ANAK:

  1. Kebiasaan menyikat gigi yg kurang baik dan kurang tepat
  2. Terlalu banyak makan makanan yg manis
  3. Makan ngemut
  4. Kebiasaan buruk yi minum susu botol saat tidur, menghisap ibu jari atau dot
  5. Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perawatan gigi
  6. Memberikan makanan manis sebagai hadiah
  7. Faktor keturunan
  8. kurangnya perhatian orang tua terhadap masalah kesehatan gigi
  9. gigi tetap tumbuh sebelum gigi susu tanggal.

Apa saja dan bagaimana perawatan gigi yang tepat bagi anak, terutama yang bisa dilakukan sejak sedini mungkin?

PERAWATAN KESEHATAN GIGI PADA GIGI ANAK

Kelaianan tersbut diatas dapat diatasi dan dicegah dengan cara memelihara kesehatan gigi dengan baik dan yg paling mudah adalah dengan Menggosok gigi dengan baik dan teratur 2 kali sehari sesudah sarapam dan sebelum tidur malam. Selain itu menguruangi konsumsi makanan manis yg berlebihan, hindari pula makan jajanan manis diluar waktu makan dan ganti cemilan manis dengan buah-buahan atau sayuran.

Kebiasaan ini harus dimulai sejak dini sejak mulai tumbuh gigi. Cara menyikatnya disesuaikan dengan faktor usia karena setiap anak mempunyai karakteristik sendiri2 dalam pemeliharaan kesehatan giginya.

Selain cara menyikat gigi yang benar, posisi orangtua dalam membantu anak menggosok gigi juga penting untuk diperhatikan.

  • Jika anak masih terlalu kecil, ia dapat dibaringkan di meja bayi atau di sofa dan kepalanya dipangkuan orangtua bila anak lebih besar. Pada dasarnya jadikan kegiatan menyikat gigi sebagai hal yang menyenangkan bagi si anak.
  • Jangan gunakan pasta gigi sampai anak bisa belajar untuk meludahkan busanya (kira-kira 18 bulan), setelah itu gunakan sedikit saja (kira-kira sebesar kacang) namun tetap awasi penggunaannya.
  • Hindari anak terlalu banyak memakan pasta gigi, karena dapat membahayakan kesehatannya.
  • Sikat gigi (baik yang biasa maupun yang elektrik) sebaiknya diganti setiap bulan, atau segera setelah bulu sikatnya tampak mekar dan rusak.
  • Periksalah sikat gigi jika anak menderita sakit, karena bakteri dapat tinggal pada gigi selama berminggu-minggu.
  • Mulailah menyikat gigi dari bagian geraham bagian luar kemudian bagian dalam, dengan gerakan ke depan dan belakang. Setelah itu sikat bagian atas gigi, dan bagian dalam gigi.
  • Ulangi gerakan seperti itu secara perlahan (suruh anak sambil menghitung sampai sepuluh dalam hati). Setelah itu bersihkan bagian depan gigi dengan gerakan memutar secara perlahan.
  • Awasi aktivitas menyikat gigi sampai anak berusia tujuh atau delapan tahun, karena biasanya anak tidak mengetahui cara menyikat gigi yang benar dan konsekuensinya bila tidak menyikat gigi dengan benar.

4.Apakah bahaya yang mungkin terjadi jika perawatan gigi dan mulut tidak diperhatikan dan diterapkan sejak kecil? Apa bahaya terburuk yang mungkin terjadi? Bisakah sampai mengancam keselamatan jiwanya?

Bahaya yang dapat terjadi mulai dari terjadinya karies gigi yg awalnya dimulai dari permukaan email gigi. Bila tdak juga mendapat perhatian karies berlanjut ke lapisan gigi yang kedua yi Dentin, dimana lapisan ini dekat dengan ruang pulpa yang berisi jaringan syaraf dan pembuluh darah. Keluhan bila sudah mengenai lapisan ini adalah rasa ngilu bila makan makanan manis, dingin, bahkan makanan panas. Bila karies dentin ini tidak juga dilakukan perawatan proses karies akan terus berlanjut ke runag pulpa. Keluhan bila karien mencapai ruang pulpa adalah rasa ssakit berdenyut tanpa ada rangsangan dingin, manis atau panas. Sakit berdenyut bisa menyebabkan anak tidak dapat tidur dan yang pasti mengganggu tidur orang tua juga.

Kelainan ini dapat berlanjut hingga menyebabkan pembangkakan pada gusi akibat karies mencapai pulpa dan gigi tersebut sudah mati , akibat kuman dan proses karies terus berlanjut. Pada keadaan ini anak akan semakin gelisah karena sakit gigi yang parah disertai pembangkakan di pipi.

Untuk mencegah ini sebaiknya ketika kita melihat adanya titik kehitaman di gigi anak segeralah pergi ke dokter gigi. Perawatan gigi harus dilakukan sedini mungkin. Perawatan pada gigi yang belum ada keluhan akan mengurangi trauma anak datang ke dokter gigi.

  1. Bagaimana peran orang tua dalam hal ini?

Perawatan kesehatan gigi anak haruslah menjadi perhatian orang tua walaupun gigi susu hanya bersifat sementara. Dalam hal ini orang tua harus menjadi motivator anak dalam perawatan gigi. Ketika gigi anak sudah mulai tumbuh sudah harus diperkenalkan degan sikat gigi. Pada saat harus dibawa ke dokter gigi orang tua berperan dalam memotivasi anak untuk mau kedokter gigi dan memberikan informasi yang sejelas2nya tentang kesehatan si anak serta membantu dalam perawatan diruang dokter gigi.

Pada Perawatan di dokter gigi pun harus ada kerjasama anatar anak, orang tu adan dokter gigi. Ini berbeda dengan perawatan pd oarang dewasa. Ini disebabkan perbedaan fisik, emosional dan spikologik antara anak dan orang dewasa. Selain itu karena anak berada dalam tahap tumbuh kembang harus selalu menjadi perhatian orang tua dan dokter gigi.

  1. Perilaku buruk apa saja yang bisa mengganggu kesehatan gigi pada anak?

 

 

Kebiasaan buruk yg mengganggu kesehatn gigi anak :

  1. Sindroma susu botol

Yi karies pada gigi anak yag menyerang hampir seluruh gigi yang disebakan oleh kebiasaan mnum susu botol pada waktu tidur. Karies gigi terjadi karena lamanya gigi berkontak dengan cairan susu yg manis.

Kondisi ii dpt dicegah dengan :

– Gendonglah bayi selama bayi menyusui

Biarkan bayi tidur tanpa susu botol atau isilah btol dengan air tawar

– Hentikan penggunaan botol begitu anak sudah dapat minum dari gelas

– besihkan plak dengan handuk halus basah

– biasakan anak minum air putih setelah minum susu

  1. Menghisap ibu jari atau dot

Menghisap jatri dianggap hal yg bioasa pd bayi, reflek menghisap memang ada pd bayi begitu bayi dilahirkan. Sehingga menghisap ibu jari memnag memberikan rasa aman dan nyaman. Namun bila keadaan ini berlanjut terus akan memberi dampak pd rongga mulutnnya.

Anak dengn kebiasaan menghisap jempol biasanya gigi depannya akan lebih , l angit2 menjadi lebih tinggi dan gigitan silang pd gigi2 belakang.

Pemakaian dot pd waktu yg malam jg akan memberikan dampak seperti menghisap ibu jari.

Kebiasaan buruk ini harus segera diatasi karena bila tidak segera diatasi kebiasaan buruk akan berdampak pd pertumbuhan dan pekembangan gigi susu dan gigi tetap penggantinya.

  1. Apa fungsi air liur bagi kesehatan gigi? Seberapa penting air liur ini bagi kesehatan gigi dan mulut anak?

Fungsi air liur atau saliva adalah sebagai self cleansing. Karena aktivitas pengunyahan air liu akan Keluar dari kelenjar air liur dan mambantu pembersihan gigi. Pada penggunaan obat2an tertentu yg menyebabkan produksi air liur berkurang akan menyebakan kemungkinan terjadinya karies gigi. Anjuran menyikat gigi sesudah makan dan sebelum tidur pun berhubungan denagn masih berproduksina air liur. Diantara waktu sikat gigi tsb kita boleh tidak menyikat gigi karena pd saat itu kita masih melakukan aktivitas mengunyah sehinggaa air liur masih terus diproduksi. Sedangkan pd saat tidur produksi air liur akan menurun dan mulut terasa kering. Pada saat itu bila ada sisa makan akan menyebabkan terjadinya proses karies.

  1. Kapan waktu yang tepat mengenalkan dokter gigi pada anak? Bagaimana mempersiapkan anak agar tidak takut untuk memeriksakan gigi secara rutin pada dokter?

Selain perawatan gigi dirumah pemeriksaan rutin setiap bulan sekali ke dokter gigi tetap diperlukan. Hal ini berguna untuk memonitor pertumbuhan dan perkembangan gigi anak serta mendeteksi kemungkinan adanya kelainan gigi sejak dini.

Orangtua diharapkan untuk berperan serta dalam memonitor pertumbuhan dan perkembangan gigi anak-anak di rumah. Keluhan-keluhan ataupun kelainan yang ditunjukan anak perlu mendapat perhatian. Seringkali anak belum dapat menjelaskan rasa sakit, tetapi bila ia menolak makan makanan yang keras, mengunyah makanan hanya pada satu sisi, atau nafsu makannya hilang sama sekali. Hal ini perlu diperhatikan karena mungkin saja anak mengalami sakit gigi atau kelainan pada fungsi pengunyahannya.

Kunjungan pertama ke dokter gigi sebaiknya mulai dilakukan pada saat anak berusia dua tahun dan dalam keadaan sehat, sehingga anak hanya diperiksa tanpa ada tindakan yang menyakitkan. Hal ini untuk menghindari kesan buruk dari anak terhadap dokter gigi. Oleh karena itu, sebelum membawa anak ke dokter gigi, persiapkan mental anak sebelum datang ke dokter gigi.

 

PERSIAPAN ANAK KEDOKTER GIGI

  1. Perkenalkan anak dgn dokter gigi sedini mungkin,misalnya, dengan cara menceritakan tugas dokter gigi, dan memperlihatkan foto-foto dokter gigi.
  2. Jangan sekali-kali menakut-nakuti anak
  3. Jangan jadikan dokter gigi sebagai hukuman (“Awas kalau nakal nanti dibawa ke dokter gigi”).
  4. Bila anak Anda terbilang pemberani, namun tiba-tiba takut ke dokter gigi, tanyakan pada diri Anda apakah Anda menurunkan perasaan takut ke dokter gigi secara tidak sadar kepada anak?
  5. Usahakan anak sudah makan sebelum k dokter gigi
  6. Bawakan mainan atau bacaan yg disenangi anak

PERSIAPAAN ORANG TUA

  • Buatlah perjanjian dengan dokter gigi supaya anak tidak menunggu terlalu lama
  • Catatlah semua keluhan anak dan hal-hal yang ingin Anda utarakan atau tanyakan pada dokter gigi.
  • Pada kunjungan pertama, perkenalkan anak pada dokter giginya, ceritakan tentang si anak, bila perlu ceritakan pula aktifitas anak di sekolah agar anak merasa akrab. Biasanya dokter akan menanyakan dan mencatat data serta keluhan anak, jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas dan apa adanya. Ingat, anak tidak dapat menjelaskan keluhannya.
  • Kunjungan pertama ke dokter gigi sebaiknya dilakkukan pd saat dalam keadaaan sehat tanpa keluhan sakit gigi sehingga anak hanya akan diperiksa atau diberikan tindakan pencegahan karies gigi dan perawatan tanpa rasa sakit.
  • Mintalah pada dokter gigi untuk memeriksa gigi anak sambil memberi kesempatan pada anak untuk mengenal peralatan dokter gigi.
  • Jangan jadikan acara ke dokter gigi sebagai acara istimewa, sebaiknya jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari rutinitas kesehatan keluarga Anda.

 

  • Apa saran dan tips bagi orang tua dalam hal perawatan kesehatan gigi dan mulut anak?

TIPS ORANG TUA TERHADAPA PERAWATAN GIGI PD ANAK

  • Ajarkan anak untuk memelihara kesehatan gigigi sedini mungkin
  • Hindari anak makan makanan yg manis
  • Anjurkan anak makan makanan yg bermanfaat bg gigi seperti sayur2an, buah2an, segala jenis ikan.
  • Jangan biasakan memberikan permen, coklat dan makanan manis lainnya sebagai hadiah kepada anak
  • Gantilah cemilan manis dengan cemilan dari buah, sayur atau kacang2an
  1. Jika anak tetap merengek memninta makanan manis tsbt berikan makanan tsb bersamaan waktu makan
  2. Biasakan anak menyikat gigi atau berkumur setiap habis makan makanan yg manis
  3. Sesegera mungkin hilangkan semua kebiasaan buruk anak
  4. Sedini mungkin memperkenalkan dengan dokter gigi dan perawatan gigi
  5. Membangun komunikasi yg baik dengan dokter gigi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *